the vibes

July 10, 2017

Sejatinya, kantor saya diberikan anugrah yg sangat melimpah. Termasuk ketika Tuhan memberikan jalan kepada saya untuk menjadi pembawa senyum dan penyebar cinta kepada semua umat lol. 

Hidup memang ga semuanya sesuai dgn apa yg kita request ke Tuhan melalui doa. Sama seperti saya, kudu tempuh sekitar 40km per pulang-pergi kantor. Tapi saya nikmatin kok setiap bensin yg saya habiskan dijalan hahaha emang dasar anak jalanan sih ya. 
Saya ga protes masalah jarak kok, bukan itu masalahnya. If you are really that kepo, lets discuss it privately 😉

Ok skip.
Lingkungannya yg bikin saya nyaman.

Beberapa teman saya (bukan teman kantor) mengeluh, mengenai rekan kerja yg tidak bersahabat dalam berbagai hal.

Ya berbeda dengan saya.

Rekan kerja saya bahkan memberi tagline ke kantor kami "Kantor rasa SMA"
Mungkin karena hampir semua rekan kerja kami seumuran. Rata-rata usia kami berada di usia 24-27 tahun.
Dan ajaibnya pula, para senior yang usianya 45-55tahun, kami buat mereka agar kembali ke usia 30tahunan hahaha.

Sama halnya perilaku kami kepada bos atau penjabat di kantor. Saya dan rekan kantor menghormati satu sama lain dan sangat menghormati para pimpinan.
Kami (pegawai) bersifat professional ke Beliau (para atasan) dengan catatan, saat jam kerja kami bekerja sebaik-baiknya dengan menghomati batasan "kaum bawah-kaum atas"
Berbeda halnya saat waktu-waktu tertentu. Kami berbaur tapi tetap menghormati batasan tersebut mengingat kami tak ingin mendapat surat peringatan karena sifat childish kami hahaha.
Tak jarang kami makan siang bersama dan terkadang Beliau meliat kondisi jika kami merasa sumuk dengan dunia dewasa ini. 
Obrolan ringan dan hinaan (saya menjadi korban, merelakan agar menjadi lepas tawa) menjadi penghilang batasan kantor dan pribadi.

Beberapa kali ingin mengundurkan diri, dan sudah mendapatkan undangan pekerjaan yg lain. Berat jiwa dan raga ini hahaha.

Life is choice, would you like to stay or leave?

I will make decision but later, i dont know when.

Ini taruhan yg berkali-kali saya renungkan.

Apakah saya akan bertemu dengan orang lain yang bisa membuat saya bekerja dengan seiklas ini?

Loves ❤

Don't Call Me Baby, unless You Mean It

0 comments